Our Trip: Yogyakarta & Semarang [28 Mar – 1 Apr ’16]

Road trip antar kota antar propinsi perdana berempat. Awalnya nervous si adek siap nggak ya di mobil 7-8jam. Kalo bosen gimana? Bakal kecapekan nggak ya? Tapi akhirnya bisa switch perasaan itu dengan yakin bahwa Raga bisa. Kalo Raqa udah pernah ke Semarang naik mobil dua tahun lalu.

Senin jam 10pagi kami berangkat dan alhamdulillah perjalanan lancar walaupun mulai dari Solo sampai masuk hotel diiringi hujan deras. Raqa yang selama perjalanan tanya ‘kok belum sampe?’ hepi berat karena bisa makan malem bareng Raya-Daya di The White Paal by Lucky Masterchef. Makanannya enak, service oke dan harga terjangkau.

image

Selasa jam 6pagi kami berangkat dari Jambuluwuk Malioboro Hotel menuju Pantai Pulang Syawal, salah satu pantai di kawasan Pantai Gunung Kidul. Dua jam perjalanan terbayar dengan pemandangan pantai pasir putih yang bersih, pengunjung yang masih sepi dan gubug yang teduh disediakan resto Indrayanti. Raqa-Raga dan bapaknya puas main air plus pasir kayak lagi di Bali hihihi.

image

Tiga jam main, mandi dan makan di pantai lalu lanjut perjalanan ke Purworejo. Dari tenggara Jogja menuju ke barat selama empat jam. Capek hilang saat bisa silaturrahmi dengan mantan ibu kos, teman-teman Astra Motor dan ibu bapak warung langganan. Sampai-sampai sengaja dibuatin menu favorit tiap makan di sana, tumis pare. Saya dan pak suami masing-masing habis satu piring plus bungkus buat bekal makan malam di hotel hahaha.

image

Rabu pagi kami pergi ke Kebun Binatang Gembira Loka. Tempatnya bersih, sejuk dan tertata rapi. Satwa-satwanya kelihatan sehat dan bahagia. Ada fasilitas free shuttle bus yang berhenti di beberapa halte. Wahana permainannya pun bagus dan terawat. Kios makanan minuman pun layak dan mudah didapati.

image

Dari Gembira Loka kami menuju Warung Bu Ageng untuk makan siang. Janji ketemu dengan pengantin baru, Om Adit & Tante Ajeng, tapi lupa foto gara-gara kekenyangan plus Raga rewel kegerahan. Pas kami di sana pas mati listrik. Tapi nggak mengurangi nikmatnya sayur lodeh dan dadar jagung yang kami pesan. Setelah itu kami berempat lanjut ke Museum De Arca. Berkah liburan di hari kerja adalah bisa foto-foto dengan leluasa.

image

Malamnya kami makan di Via Via Resto yang punya banyak menu sehat. Tempatnya asik dan makanannya enak. Ada kids corner yang bikin anak-anak sibuk main. Bakery nya juara, semua yang saya beli buat ransum di hotel rasanya enak semua.

Kamis siang kami tinggalkan Jogja menuju Semarang. Sengaja mundurin jam makan siang demi Soto Bangkong sebelum cek in di Horison Simpang Lima. Di Semarang kami hanya agendakan istirahat dan kulineran. Skip jatah sarapan dari hotel dan lebih milih makan Garang Asem di sekitar Stadion Diponegoro. Setelah sholat jumat kami pulang ke Surabaya dengan bawa cheese cake Pelangi plus wingko Cap Kereta Api.

Lima hari empat malam liburan nggak bikin anak-anak kecapekan. Alhamdulillah mulai dari berangkat sampai pulang semua sehat dan bisa diajak kerjasama. Oiya ibu juga bahagia bisa ketemu sahabat-sahabat lama 💙💙💙

image

image

image

image

image

Our Trip without Bapak: Pekalongan & Semarang [3-6 Mar ’15]

Hampir semua temen yang tau kami keluar kota cuma bertiga komennya sama: hebat!! Sedangkan batin saya sampai H-1 masih bergulat dengan kata: nekat?! Masih kepikiran gimana ngurus dua balita di perjalanan. Kalo ada yang rewel gimana? Ke toilet gimana? Untung malam sebelum berangkat galau segera hilang dan makin yakin ketika besoknya anak-anak bangun subuh tanpa aba-aba. Horeee.

Kamis jam 8pagi kereta kami tepat waktu berangkat dari Stasiun Pasar Turi. Raqa hepi banget karena ini pertama kalinya dia naik kereta. Takjub sama kereta yang jalannya ngebut banget, nggak habis-habis liat sawah, bisa tetep kerjakan buku aktivitas walaupun nggak rapi karena kereta goyang-goyang, main tab dan bolak balik ngemil. Sesekali dia tanya ‘Kok nggak nyampe nyampe sih, Bu?’ tanda kalo dia mulai bosan.

image

image

Raga juga cukup kooperatif. Di kereta kerjaan dia cuma ngemil, nenen, tidur dan tebar pesona ke penumpang seberang. Sempat cranky sih gara-gara mati gaya ditinggal masnya tidur. So far semua lancar dan kami pun sampai di Pekalongan sesuai jadwal.
image

image

Pas tiba di Pekalongan pas waktunya makan siang. Kami dijemput Elok dan langsung diajak makan nasi kebuli di depot Puas. Raqa order nasi tomat dan ibu order gado-gado tapi comot sate kambing dua tusuk hahaha.

image

Kamis, Jumat dan Sabtu kami habiskan waktu untuk kuliner, cari batik dan ajak krucil mainan. Sop Buntut Bu Leman, Coffee and Beyond, Florence Bakery, Griya Batik Mas dan Plaza Pekalongan kami datangi. Oiya, selama tiga hari berturut-turut saya kalap makan durian. Secara kalo di Surabaya cuma bisa nikmatin durian kupas atau ketan durian gegara suami dan anak-anak nggak ada yang doyan durian.

image

Minggu jam 7pagi kami meluncur ke Semarang. Early lunch di Pelangi sambil beli chiffon cheese cake yang ngehits. Di sana kami disusul Dian dan Tiara (plus Abrar) sahabat sejak SMP yang ngajak pemotretan ala model mading di Jonas Tembalang. Lanjut ke Grand Edge buat lunasin janji ke Raqa main di playground sambil ngemil sore di Bayleaf dan wefie tipis-tipis pastinya.

image

image

Nggak kerasa udah sore dan kami harus siap-siap pulang. Numpang mandi di kos Elok yang nggak ada jam malam dan sedikit bikin kerusuhan. Habis maghrib meluncur ke bandara naik mobil Widi. Check in, makan, wefie nggak lupa cupika cupiki.

image

Alhamdulillah selama di pesawat Raga asyik makan wafer dan Raqa sibuk liat lampu sambil ngobrol sama ibu. Padahal kami naik last flight dan delayed 1jam lebih. Take off dan landing lancar walaupun habis hujan. Tunggu bagasi nggak lama dan pas keluar langsung disambut bapak yang juga baru pulang event dari Kediri. Aaah terima kasih Kau sudah mengatur liburan kami aman nyaman sampai di rumah ya Allah.

image

KB Al Fajar City Tour

Minggu lalu playgroup Raqa bikin program city tour dan siswa wajib didampingi orang dewasa. Mau nggak mau ibu ikut sepaket sama adik. Sempat khawatir bakal rempong dan capek karena jadwal kegiatan mulai dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Tapi modal yakin dan bismillah pastinya kami bertiga berangkat naik bus dengan peserta yang lain.

Raqa nggak usah ditanya gimana hepinya naik bus bareng teman-teman walaupun pisah dari Rakha dan Farras (gank sekelasnya). Tujuan pertama kami ke Cocofrio Ice Cream dekat Kertajaya. Hanya anak-anak yang boleh turun sedangkan pengantar tunggu di bus. Kirain ada kegiatan hias es krim ternyata cuma beli satu scoop dan dimakan di bus hahaha. Raga rame deh di bus minta es krim mas, nggak dapet tapi berujung dikasih susu UHT sama Mama Geffa.

Tujuan kedua kami ke Ciputra World. Jelas tambah bahagia anak-anak diajak ke mall. Mini outbound di Magic Kingdom dan makan siang di A&W. Recommended loh Magic Kingdom ini. HTM Rp 80.000 di weekdays dan Rp 90.000 di weekend plus pengantar Rp 10.000 dengan puluhan aneka permainan. Pasir, air, balon, trampoline, bombom car, flying fox dan masih banyak lagi.

Alhamdulillah Raqa bukan tipe anak yang nempel emak. Jadi waktu main tetep ikut rombongan dan sesekali didampingi ustadzah atau Bundanya Raffa. Ibu kemana? Ngikutin adek yang asyik sendiri laaah. So, jangan heran kalo foto Raqa cuma dikit hihihi.

image

image

Untuk Raga (1)

Selamat 1tahun, Nak. Terima kasih sudah menambah kebahagian Ibu, Bapak dan Mas Raqa. Terima kasih sudah menjadi bayi yang nggak pernah ngajak begadang sama sekali. Terima kasih sudah setia menemani kemanapun ibu dan kakakmu pergi.

Maafkan Ibu yang terkadang masih nggak paham apa yang Adik mau. Maafkan Bapak yang suka tiba-tiba ambil Adik dari gendongan Ibu karena Ibu perlu ke toilet. Maafkan Mas Raqa yang masih belum tau cara main bersama Adik dengan aman.

Hari ini nggak ada kue ulang tahun, kado apalagi acara perayaan. Tapi bukan berarti kami melupakan 20 Januari. Kami hanya ingin betul-betul menyediakan waktu, energi dan hati untuk Adik. Semoga ceria dan bahagianya Adik sepanjang hari ini tanda Adik merasakan pesan dari kami ya, Nak.

Sekali lagi, selamat ulang tahun, Rahagi Rizqi Aqmar. Teruslah menjadi penerang untuk orang-orang di sekitarmu. Walaupun suatu saat nanti Adik harus sendiri, ingatlah doa dan hati Ibu, Bapak serta Mas Raqa selalu menemani.

image

Survey Biaya TK Islam Waru Sidoarjo

Tahun ajaran baru masih satu semester lagi, tapi banyak sekolah yang udah mulai buka pendaftaran siswa baru bulan ini. Niat awal Raqa lanjut TK di sekolahnya yang sekarang, Al Fajar. Tapi karena pertimbangan jarak dan jadwal masuk akhirnya muncul pikiran buat cari sekolah baru. Kriteria TK dari hasil diskusi sama si bapak sih yang utama dekat dari rumah, berbasis agama plus kalau bisa ada SD-nya. Biar nggak cari-cari SD lagi, nggak deg-degan tes masuk SD, bisa satu kawasan sama PG/TK Raga kelak daaan dapet diskon internal pastinya hahaha.

Sebenernya dua tahun lalu udah sempat survey TK tapi di sekitar Manyar sama Rungkut aja karena saat itu kami masih tinggal di Gunawangsa. Ternyata eh ternyata dapet rejeki pindah rumah di pinggiran Sidoarjo-Surabaya. Emang manusia cuma bisa berencana yeee sampe kadang-kadang kebanyakan rencana hihihi. Ini hasil unjung-unjung ke tiga sekolah di Jumat dan Sabtu kemarin:

1. TK Al Falah Assalam
Jl. Raya Wisma Tropodo FG-20 Waru Sda
Telp. 031-8684277
– Uang Pendaftaran: Rp 250.000
– Uang Pangkal: Rp 4.250.000
– SPP: Rp 375.000 per bulan
– Uang Kegiatan: Rp 675.000 per tahun
– Seragam: Rp 660.000 (4 pasang)
– Buku: Rp 810.000
– Jumlah Siswa: 10-12 orang dengan 1 guru per kelas
– Jam Belajar: 07.00-11.30 Senin-Jumat

2. TK Al Falah Darussalam
Jl. Anggrek No. 1 Wisma Tropodo Waru Sda
Jl. Nusa Indah D1 Wisma Tropodo Waru Sda
Telp. 031-8672828
– Uang Pendaftaran: Rp 250.000
– Uang Pangkal: Rp 5.000.000
– SPP: Rp 450.000 per bulan
– DPP: Rp 800.000 per tahun
– Seragam (tahun lalu): Rp 720.000 (5 pasang)
– Perlengkapan (tahun lalu): Rp 170.000
– Jumlah Siswa: 25 orang dengan 2 guru per kelas
– Jam Belajar: 07.00-11.30 Senin-Jumat

3. TK Al Muslim
Jl. Raya Wadung Asri 39F Waru Sda
Telp. 031-8681416
Biaya baru keluar 21 Desember 2015, sementara mengacu biaya tahun lalu.
– Uang Pendaftaran: Rp 300.000
– Uang Pangkal: Rp 8.750.000
– SPP: Rp 855.000 per bulan
– Uang Kegiatan dan Media: Rp 1.400.000 per tahun
– Seragam dan Perlengkapan: Rp 850.000 (masih berupa kain untuk 3 pasang & 1 pasang seragam olah raga sudah jadi)
Jumlah Siswa: 20 orang dengan 2 guru per kelas
Jam Belajar: 07.15-15.45 Senin-Jumat

Booking Hotel ala Ibu Bawel

Masih seputar berkah yang berlimpah di bulan kemarin. Dapet birthday voucher Rp 170.000 dari Hotel Quickly, aplikasi favorit akhir-akhir ini buat booking hotel. Pas si bapak flu berat dan butuh istirahat pas pula masa berlaku si voucher hampir lewat. Kami pake deh buat gegoleran semalam di Quest Hotel Surabaya. Nggak sampe 300ribu udah bisa tidur di hotel bintang tiga, sarapan enak plus renang tipis-tipis sore dan besok paginya.

image

Udah beberapa kali Hotel Quickly jadi andalan kami kalo liburan dadakan. Harga yang mereka tawarkan selalu di bawah travel lain. Dan yang paling penting, sering bagi-bagi gratisan hahaha. Mulai dari gratis voucher sampai gratis kamar. Menarik banget buat mamak-mamak macam saya yang hobi mempraktekan prinsip ekonomi hihihi.

Mau kecipratan gratisan juga? Gini caranya:
1. Download aplikasi Hotel Quickly di gadget kamu
2. Sign up
3. Pilih menu ‘CREDITS’
4. Klik ‘REDEEM VOUCHER’
5. Masukkan kode promo (kalo belum punya bisa pake kodeku: CSYAF)
6. Taraaa dapet deh free voucher Rp 130.000 yang bisa langsung dipake

image

image

Free Trial Balbalan Futsal

Udah dari kapan tahun pengen bikin agenda futsal buat Raqa sama temen-temennya. Sewa lapangan satu jam, bawa bola dan para bocah main deh sama bapak-bapaknya. Sekalian mempererat bonding anak-bapak gitu ceritanya. Tapi rencana tinggallah rencana. Angan-angan nggak jadi kenyataan. Ketebak banget deh ya hahaha.

Sampai pada akhirnya dua minggu lalu dapet info Balbalan Futsal di timeline sosmed. Kegiatan yang diprakarsai sama Mba Putri Iput pemilik akun IG @iburakarayi ini baru bikin free trial pagi tadi. Raqa ikutan dan hepi banget. Ketemu banyak temen baru dan om yang ngajarin asik katanya. Dia minta lanjut futsal rutin tiap minggu. Semoga istiqomah ya, Mas. Nggak kayak nasib les drum yang mogok di tengah jalan gara-gara gondok kaki kirinya susah injek pedal karena belum sampe.

Oiya, buat yang berminat ikut Balbalan Futsal ini detailnya yaaa..
• Peserta: anak usia 3-5tahun laki/perempuan
• Jadwal: tiap hari minggu jam 9-10pagi
• Lokasi: Lapangan Futsal SIER Surabaya
• Biaya: Rp 150.000 per bulan
• CP: Mas Andhika 082116663386

image

image

image

31 Oktober 2015

Alhamdulillah dari melek pagi ini dibikin hepi maksimal sama pak suami. Nggak ada kue tart tapi dikasih kejutan setengah lusin pie in jar nya @391homemadefruitpie dengan rasa yang berbeda. Eh, ada tujuh jar ternyata. Di freezer nyempil varian DURIAN. Aaah, jingkrak-jingkrak nggak karuan.

Belum selesai peluk-peluk wadah pie. Pak suami sodorin kotak berbungkus kertas kado unyu-unyu. Tau isinya apa? tiga stel piyama! Huaaa, langsung mewek sesenggukan. Da aku mah apa atuh, dikadoin baju buat bobo aja udah bahagia tiada tara. Nggak kebayang mas coco pergi ke bagian wanita di department store ternama pilih-pilih babydoll buat istrinya. Sumpah, aku terharu luar biasa, Pak.

image

Siangnya nggak kalah hepi. Dapet diskonan 30% dari Optik Seis buat member yang ulang tahun. Hore keturutan punya kacamata baru setelah lama menunggu. Halah, lebay! Rejeki lainnya lagi, bisa silaturrahim sama teman temin kantor lama di acara nikahan. Seruuu.

image

Eh,eh, berkahnya belum abiiis. Malem ambil jatah gratisan Prime Sirloin dari Holycow Chef Afit. Nggak pake antri lama buat dapet meja walaupun tanpa reservasi sebelumnya. Perut kenyang hati senang. Alhamdulillaaah.

image

image

Terima kasih ya Allah untuk kebahagiaan ini. Berikanlah hamba hati yang selalu berkelimpahan rasa syukur atas segala kuasaMu. Berkahi segala keputusan kami. Aamiin.

Terima kasih juga buat pak suami atas cintamu yang nggak abis-abis buat wanita yang banyak kurangnya ini. Aku tresno karo kowe pak!! Hahaha.

image

Robo vs Dino di Grand City Surabaya

Hai hai, udah lama banget nggak cerita-cerita di sini. Sebenernya banyak banget yang mau diceritain. Tapi apalah daya ibu dari dua anak satu suami tanpa asisten ini energinya pas-pasan hahaha. Mumpung kepala, hati dan jempol lagi kompak semua, aku cerita pengalaman kami yang masih hangat aja ya.

Surabaya lagi heboh didatengin dinosaurus nih. Setelah bulan kemarin ada event Dinosaur Adventures & Learning Experience di TP Surabaya [Raqa nggak ke sana karena batuk pilek], sekarang di atrium Grand City lagi ada The Greatest Adventure of Robo vs Dino Escape to Planet Earth. Acara ini berlangsung dari kemarin sampai 25 Oktober besok dan Raqa dapet rejeki bisa dateng di hari pertama. Yaiy.

Kemarin hampir 3jam kami di venue. Mulai dari nonton Dino Show & Adventure yang ceritanya 6episode dimana episode pertama yang kami tonton kemarin adalah penampilan 3robot yang diiringi perkusi. Keterangan dari MC sih performance berikut-berikutnya si robot bakal ngedance gangnam style terus sabtu besok ada feeding dino. Foto bareng robot-robot di panggung. Sisanya main di Robo-Dino Playland yang HTM nya Rp 75.000 pas weekend/holiday atau Rp 50.000 pas weekdays.

Harga tiket lebih worth it daripada event sebelumnya (imho). Ada 13macam permainan yang bisa anak-anak nikmatin. Naik berbagai jenis dinosaurus, main macam-macam robot, baca buku ato mewarnai dan cari harta karun di kolam pasir. Oiya, sama ada nonton film 3D gitu deh. Recommended banget buat anak 3tahun ke atas. Kalo di bawah usia itu kayaknya cuma bisa naik dino aja kali ya.

Dari semua permainan yang disediain, Raqa lebih suka main robot. Sumo robot, soccer robot, hunter robot dan catcher robot. Naik dinosaurusnya cuma 2kali, tyrannosaurus sama deinonychus hahaha. Karena cuma duduk sambil dinonya gerak-gerak kayak mainan koin gitu kali ya. Tapi so far dia hepi banget dan ibu gempor pastinya hihihi.

NB: fotonya cuma dikit dan pas awal-awal aja soalnya batre hp abis 😅😅😅

image

image

image

Jangan Sepelekan Diare

Tercabik-cabik rasanya hati ini saat melihat bayi usia tiga bulan meregang nyawa di UGD dengan selang oksigen dan infus plus beberapa kabel menempel di dada. Bukan, dia bukan mengidap penyakit mengerikan. Dia ‘hanya’ diare. Tapi terlambat ditangani sehingga dehidrasi dan demam tinggi.

Tadi kali kedua aku bertemu dengannya. Yang dimana pertemuan pertama kami yaitu beberapa jam setelah dia lahir ke dunia. Namun tadi perjuangan dia untuk bertahan sangat kurasa. Walau pada akhirnya dia harus kembali kepada Sang Kuasa.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Selamat jalan, Nak. Kau datang saat matahari akan terbit dan pergi saat matahari hampir terbenam. Bahagialah di sisiNya. Semoga kami yang masih di sini bisa banyak mengambil pelajaran dari ceritamu yang singkat.

PS: jangan panik kalo kita nggak punya obat penurun demam di rumah, tapi risau lah jika kita tidak sedia oralit di kotak obat